- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Pertumbuhan Ekonomi Anambas Alami Tren Positif

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Kepulauan Anambas pada tahun 2025 menunjukkan tren positif, dan mengalami peningkatan dari triwulan ke triwulan berikutnya.
"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik perkembangan ekonomi kita sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang sangat menggembirakan' dan terus menguat dari triwulan ke triwulan," sebut Aneng dalam acara Musrenbang, Kamis (26/02/2026).
Aneng juga memaparkan secara rinci pertumbuhan ekonomi daerah, dana pada triwulan ketiga tahun 2025 tumbuh hingga mencapai 15,71 persen.
"Pada triwulan pertama ekonomi daerah tumbuh sebesar 2,28 persen. Angka ini kemudian melonjak cukup tinggi, menjadi 12,68 persen pada triwulan kedua. Dan kembali meningkat menjadi 15,71 persen pada triwulan ketiga. Artinya, aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di kepulauan Anambas semakin cepat dan produktif," paparnya.
Selanjutnya, terang Aneng, jika dilihat dari sumber penggeraknya, sektor utama seperti, perikanan, pertanian, dan pemanfaatan sumber daya alam menjadi penopang terbesar, dengan kenaikan yang sangat signifikan.
"2,25 persen pada triwulan pertama dan melonjak hingga 14,46 persen pada triwulan kedua dan naik ke 17,82 persen pada triwulan ketiga, " lanjutnya.
Ia menekankan, moment kebangkitan ekonomi daerah harus dijaga bersama dengan perencanaan pembangunan tahun 2027 yang tepat sasaran, agar kemajuan ekonomi yang diraih benar benar dirasakan oleh masyarakat.(Ferengki).



















































