- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Prajurit dan PNS Lantamal IV Disuntik Vaksinasi Sinovac

Keterangan Gambar : Prajurit dan PNS (insert) Lantamal IV Tanjungpinang, menerima suntikan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac tahap kedua termin pertama di ruang Chamber Hiperbarik Rumkital dr Midiato Suratani, Jalan Rumah Sakit Tanjungpinang, Kepri, Selasa (2/3/2021).
KORANBATAM.COM - Prajurit dan PNS Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV Tanjungpinang, menerima suntikan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac tahap kedua termin pertama. Sebanyak 175 ampul quota pemberian vaksin untuk Lantamal IV, berlangsung selama empat hari.
Pengertian ampul berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia yakni, botol kecil tertutup rapat, biasanya mengandung satu dosis atau jumlah tertentu obat untuk sekali penyuntikan.
Kegiatan itu berlangsung di ruang Chamber Hiperbarik Rumah Sakit Angkatan Laut dr Midiato Suratani, Jalan Rumah Sakit Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (2/3/2021) pagi.
Kepala Dinas Penerangan Lantamal IV, Mayor Marinir Saul Jamlaay, mengatakan quota pemberian vaksinasi Covid-19 Sinovac untuk Lantamal IV pada tahap kedua termin pertama ini sebanyak 175 ampul, sehingga kegiatan tersebut akan berlangsung selama empat hari.
“Diharapkan segenap Prajurit dan PNS Lantamal IV dapat menerima vaksin ini, kecuali ada persyaratan khusus yang sudah ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan,” ujar Mayor Marinir Saul, Rabu (3/3/2021).
Kadispen Lantamal IV meyakinkan bahwasanya jangan pernah takut dengan vaksinasi Sinovac, karena sudah aman dan halal, hal tersebut sudah dinyatakan oleh Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 2 Tahun 2021 tentang Kehalalan vaksin tersebut, serta telah terbitnya izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.
“Dengan telah keluarnya, maka vaksin Sinovac memiliki mutu yang memenuhi standard pembuatan obat serta halal untuk digunakan,” ujarnya mengakhiri.
(ilham)



















































