- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Rapat Inflasi Daerah Dipimpin Mendagri, Bahas Langkah Untuk Tangani Inflasi

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Ody Karyadi,S.Sos dengan didampingi oleh Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Syafrudin Semidang Sakti mengikuti rapat koordinasi pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2022 secara virtual, Selasa, (30/08/2022) yang berlangsung di Media Center Kantor Bupati Pasir Peti.
Rapat Koordinas Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2022 dilaksanalan berdasarkan Surat Edaran Mendagri Nomor 500/4825/SJ, Tanggal 19 Agustus 2022.
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian pimpin secara langsung rapat koordinasi tersebut dan dalam sambutannya, Mendagri menyampaikan bahwa dalam menangani inflasi ini dibutuhkan upaya bersama dan memahami apa itu inflasi dan mengetahui bagaimana situasi inflasi indonesia sekarang baik itu di Provinsi dan Daerah.
Selanjutnya, Tito Karnavian mengatakan bahwa Secara spasial, Daerah dengan realisasi inflasi diatas sasaran terus meningkat secara tahunan.
"Realisasi inflasi diatas sasaran terus meningkat secara tahunan terdapat 30 (tiga puluh) Provinsi yang realisasi inflasinya diatas sasaran target 3±1% , meningkat dari bulan juni sebanyak 28 Provinsi, sementara 4 (empat) provinsi lainnya masih berada dalam rentang sasaran," jelas Tito.
Selanjutnya, Dr. Margo Yuwono sebagai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) memaparkan dan menjelaskan mengenai Inflasi sekaligus Langkah - langkah yang perlu dilakukan oleh pusat dan daerah untuk menangani inflasi.
Dr. Margo Yuwono menyampaikan bahwa berbagai capaian indikator makro ekonomi sampai dengan Semester I Tahun 2022 menunjukkan adanya perbaikan.
"Capaian indikator makro ekonomi sampai dengan Semester I Tahun 2022 ini menunjukkan adanya perbaikan. Pertumbuhan ekonomi kita cukup bagus sampai dengan Semester 2 (dua)," ungkap Margo.
Selain itu, Margo Yuwono juga menyampaikan bahwa perlu adanya catatan dan antisipasi pergerakan inflasi tersebut agar kita terus mengupayakan pemulihan ekonomi dengan baik.
"Namun demikian perlu mendapatkan catatan agar kita terus mengupayakan pemulihan ekonomi yang terus berlanjut maka salah satu tugas penting adalah mengantisipasi pergerakan dari pada inflasi, karena kalau inflasi tidak terkendali seperti banyak negara maka akan mengganggu pemulihan,"Jelas Margo.
"Tugas kita semua adalah bagaimana kita menjaga Inflasi supaya tidak terjadi inflasi yang tinggi seperti negara - negara lain karena inflasi yang tinggi dapat berpengaruh terhadap daya beli, kemiskinan,dan seterusnya sehingga penting buat kita semua menjaga stabilitas inflasi," ungkap Margo lebih lanjut.
Selanjutnya Dr.Margo Yuwono melanjutkan paparannya mengenai inflasi terkini dan waspada terhadap inflasi pangan dan energi yang semakin meningkat.
Isu utamanya saat ini adalah waspadai lonjakan inflasi terhadap kenaikan harga komoditas bergejolak, komoditas yang diatur oleh Pemerintah, serta Komoditas energi dan pangan yang diimpor. (red )



















































