- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
Respon Polsek Bengkong Lakukan Penanganan Kebakaran, 4 Kamar Kos Ludes

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Polsek Bengkong menunjukkan respons yang cepat dalam upaya penanggulangan pemadaman kebakaran di Bengkong Baru, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Peristiwa ini terjadi di kamar kosan Blok D, Nomor 08, RT 003/RW 004, Kelurahan Bengkong Indah, sekitar pukul 15.15 WIB. empat kamar ludes terbakar.
Kebakaran dimulai ketika salah seorang warga bernama Suyadi (59 tahun) melihat api dari ujung salah satu kamar kos-kosan berlantai 2 dan berteriak.
Warga yang mendengar sontak bergegas mencari sumber api dan menghubungi pemilik rumah bernama Agung Sembodo (48 tahun). Namun si jago merah dengan cepat merembet kamar kosan lainnya.
Kendati demikian, berkat kerja keras dari petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan pihak kepolisian dibantu warga setempat, api berhasil dipadamkan sepuluh menit kemudian, tanpa menimbulkan korban jiwa.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan bersama Anggota Piket Reskrim dan Batara Biru langsung ke lapangan, dalam menerima segala laporan pengaduan dari masyarakat.
Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Marihot Pakpahan menjelaskan bahwa, petugas yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan jalur dan tempat kejadian perkara (TKP).
“Dugaan sementara konsleting listrik dari stok kontak di dalam kamar kos-kosan (sumber api, red),” ungkap Pakpahan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/8/2024) sore.
Beliau menuturkan, kamar yang terbakar itu ditinggal penghuninya untuk bekerja dalam keadaan stok kontak listrik mati.
Atas peristiwa ini, Pakpahan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama di area yang memiliki potensi kebakaran.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, hanya kerugian materil sekitar kurang lebih Rp30 juta yang dialami pemilik rumah kos,” tukasnya.(red).




















































