- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Rudi Pastikan Masalah Banjir Segera Terselesaikan

Keterangan Gambar : Rapat bersama BP Batam dan Kemen PUPR di Kantor Wali Kota Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Walikota Batam, Muhammad Rudi memastikan permasalahan banjir akan segera diselesaikan. Penanganan masalah banjir dan bencana alam lainnya saat ini menjadi prioritas utama Pemko Batam.
“Hari ini kita rapat untuk mencari solusi terbaik, supaya masalah banjir ini bisa terselesaikan,” kata Rudi, usai rapat bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) di Kantor Wali Kota Batam, Senin (4/1/2021).
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak resah, Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama BP Batam dan juga Kementerian PUPR yang menangani persoalan jalan dan sungai komitmen untuk segera menyelesaikan permasalahan banjir tersebut.
Ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab utama banjir di Batam, hasil pantauan di lapangan dijelaskannya bahwa, beberapa diantarnya karena drainase yang tidak bisa menampung debit air hujan yang turun dua hari berturut-turut.
Faktor lainnya adalah dikarenakan banyaknya sampah yang menyumbat drainase, sehingga membuat air tidak bisa mengalir dengan lancar. Karena itu pihaknya juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, agar ke depan banjir tidak terjadi lagi.
“Titik banjir yang kita temui banyak sekali, selain masalah drainase juga karena curah hujan kemarin memang tinggi. Bisa dilihat waduk-waduk kita yang penuh,” ucapnya.
Kemudian terkait anggaran penanggulangan banjir, Rudi mengaku saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menggunakan dana darurat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam 2021. Nilainya saat ini diperkirakan Rp23 miliar rupiah.
“Saya tidak tahu cukup atau tidak, tapi kita upayakan untuk yang prioritas terlebih dahulu. Untuk yang kecil-kecil nanti kita ajak masyarakat untuk sama-sama membersihkan drainase yang tersumbat,” ujarnya.
(ril)



















































