- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Rudi Pastikan Masalah Banjir Segera Terselesaikan

Keterangan Gambar : Rapat bersama BP Batam dan Kemen PUPR di Kantor Wali Kota Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Walikota Batam, Muhammad Rudi memastikan permasalahan banjir akan segera diselesaikan. Penanganan masalah banjir dan bencana alam lainnya saat ini menjadi prioritas utama Pemko Batam.
“Hari ini kita rapat untuk mencari solusi terbaik, supaya masalah banjir ini bisa terselesaikan,” kata Rudi, usai rapat bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) di Kantor Wali Kota Batam, Senin (4/1/2021).
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak resah, Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama BP Batam dan juga Kementerian PUPR yang menangani persoalan jalan dan sungai komitmen untuk segera menyelesaikan permasalahan banjir tersebut.
Ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab utama banjir di Batam, hasil pantauan di lapangan dijelaskannya bahwa, beberapa diantarnya karena drainase yang tidak bisa menampung debit air hujan yang turun dua hari berturut-turut.
Faktor lainnya adalah dikarenakan banyaknya sampah yang menyumbat drainase, sehingga membuat air tidak bisa mengalir dengan lancar. Karena itu pihaknya juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, agar ke depan banjir tidak terjadi lagi.
“Titik banjir yang kita temui banyak sekali, selain masalah drainase juga karena curah hujan kemarin memang tinggi. Bisa dilihat waduk-waduk kita yang penuh,” ucapnya.
Kemudian terkait anggaran penanggulangan banjir, Rudi mengaku saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menggunakan dana darurat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam 2021. Nilainya saat ini diperkirakan Rp23 miliar rupiah.
“Saya tidak tahu cukup atau tidak, tapi kita upayakan untuk yang prioritas terlebih dahulu. Untuk yang kecil-kecil nanti kita ajak masyarakat untuk sama-sama membersihkan drainase yang tersumbat,” ujarnya.
(ril)















































