- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Safari Ramadan Pertama, Begini Cerita Wakil Wali Kota Batam Ketika Terpapar Covid-19

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan sambutan saat Safari Ramadan di Seibeduk, Batam, Rabu (21/4/2021).
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menggelar Safari Ramadan pertama tahun ini. Di kesempatan itu, Amsakar berbagi cerita saat dirinya terpapar Covid-19.
“Ini saya bercerita, agar kita lebih paham bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati,” kata Amsakar saat Safari Ramadan di Yayasan Sungai Daun, Tanjungpiayu, Seibeduk, Batam, Rabu (21/4/2021).
Ia mengatakan, selama 12 hari dirawat, ia tak mengalami gejala berat. Namun, sang istri, Erlita Sari, sempat mengalami meriang. Bahkan, saat Ramadan kedua sempat mengalami gejala luar biasa.
“Saya dan istri dirawat di kamar bersebelahan. Saat Ramadan kedua lalu menjadi pengalaman paling bikin panik, di mana istri saya mengalami menggigil luar biasa,” cerita Amsakar.
Beruntung, gejala yang disebabkan Covid-19 tersebut mampu ditangani dengan baik oleh perawat. Saat itu, Amsakar dan istri menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam.
“Saya sampaikan gambaran ini agar kita yang sehat ini tak cuek dengan protokol kesehatan,” ujarnya.
Amsakar berharap, pengalaman pribadinya menghadapi Covid-19 menjadi iktibar bagi masyarakat Batam. Ia meminta semua masyarakat yang belum terpapar Covid-19 agar mampu menghindari virus tersebut dengan cara menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
“Mudah-mudahan, informasi ini bisa memanggil kita semua untuk patuh protokol kesehatan. Pasalnya, dalam dua pekan terakhir, kasus Covid-19 di Batam terus meningkat,” kata dia.
Selain mengajak masyarakat disiplin protokol kesehatan, Amsakar secara simbolis menyerahkan bantuan Pemerintah Kota (Pemko) Batam sebesar Rp50 juta untuk masjid setempat.
Safari Ramadan yang dipimpin Wakil Wali Kota itu berlanjut salat tarawih di Yayasan Syuhada Nurul Sulton, Seilekop, Sagulung.
“Alhamdulillah, kerinduan untuk bersama masyarakat di Ramadan ini bisa berjalan baik. Kita sama-sama berdoa agar Covid-19 di Batam segera sirna,” ujar Amsakar.



















































