- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
- Wali Kota Medan Buka Pekan Budaya Medan 2026
- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
Sandiaga Uno: Generasi Milenial Berperan Penting Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Keterangan Gambar : Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, bersama Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, menyambut kedatangan Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, di Kota Batam, Sabtu (20/3/2021).
KORANBATAM.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menekankan peran penting generasi milenial dalam peningkatan dan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya, membantu program utama Kemenparekraf/Baparekraf dalam menghadirkan pariwisata berkelanjutan yang lebih berkualitas sehingga memberikan dampak yang besar bagi masyarakat.
Menparekraf Sandiaga Uno, dalam acara “Virtual Webinar Hipwee #TravellerMillenials”, mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Termasuk menghadirkan tren baru berwisata, dari pariwisata masif ke pariwisata yang lebih berkelanjutan.
“Peran generasi milenial besar sekali, mereka bisa membantu menyosialisasikan program pemerintah dimana ke depan kita menargetkan pariwisata berkelanjutan yang lebih berkualitas,” ujar Sandiaga Uno, dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/3/2021).
Hal paling sederhana, kata Sandiaga, generasi milenial atau bahkan generasi Z dapat melakukannya dengan membuat konten-konten menarik di media sosial. Konten yang dapat mempromosikan destinasi pariwisata yang berkelanjutan serta bagaimana seorang wisatawan dapat melakukan kegiatan wisata yang bertanggung jawab.
“Milenial harus menjadi contoh dalam melakukan kegiatan wisata dengan kepatuhan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin dan ramah lingkungan. Mereka juga lebih memilih pariwisata yang berbasis alam, dan hal ini sejalan dengan tren pariwisata ke depan dari yang bersifat masif menjadi lebih customized, localize, personalize, dan smaller in size,” kata Menparekraf Sandiaga.
Pemerintah, dikatakan Sandi, tengah berusaha keras untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pandemi Covid-19 berdampak besar pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, di mana lebih dari 30 juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan hidupnya dari sektor ini.
Salah satunya adalah melanjutkan program bantuan sosial pemerintah, seperti dana hibah pariwisata untuk hotel dan restoran yang tahun ini akan dilanjutkan, ditingkatkan, dan diperluas penerimanya.
“Alhamdulillah program-program kita mendapatkan respons yang positif, vaksinasi sudah berjalan terutama di Bali, Bandung, Yogyakarta, dan Manado. Kita mulai melihat geliat dari dari kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif, dan saya ingin memupuk harapan, saya ingin menebarkan motivasi dan semangat. Kuncinya adalah bagaimana kita berwisata dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” kata Sandiaga.



















































