- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Sejak Jumat, Ada 112 Kasus Covid-19 yang Baru di Kepri

Keterangan Gambar : Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad (kanan), bersama Karumkit Khusus Infeksi Galang, Kolonel Ckm Dr. dr Khairul Ihsan Nasution Sp. Bs, meninjau pasien di RSKI Pulau Galang, belum lama ini.
KORANBATAM.COM - Berdasarkan data pada Sabtu (8/5/2021), Tim Satuan Tugas (Satgas) Penangan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 112 kasus di Kepulauan Riau. Angka ini mengalami kenaikan dibanding Jumat, yakni sebanyak 94 kasus. Tren kasus Covid-19 di Kepri belakangan ini memang cenderung fluktuatif (sebuah kondisi/keadaan yang tidak stabil, yang menunjukkan gejala yang tidak tetap dan selalu berubah-ubah).
Dari penambahan tersebut adalah menjadikan total positif Covid-19 di Kepri secara kumulatif mencapai 12.339 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 10.407 kasus serta 278 kasus meninggal dunia.
Sehingga, total kasus aktif di Kepri hingga saat ini tercatat sebanyak 1.654 kasus. Dari penambahan kasus hari ini, menjadikan total kasus aktif mengalami peningkatan dari Rabu lalu, yakni 12.339 kasus.
Menurut catatan dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, kasus aktif tersebut merupakan kasus yang masih menjalani perawatan. Perawatan tersebut meliputi isolasi mandiri maupun perawatan intensif di rumah sakit.
“Tren kasus Covid-19 di Kepri belakangan memang cenderung fluktuatif. Kita masih terus melakukan upaya-upaya pencegahan dengan kampanye disiplin prokes ke masyarakat, upaya testing, tracing dan treatment serta penanganan isolasi bagi yang positif Covid,” jelas juru bicara Satgas Penanganan Covid 19 Kepri, Tjetjep Yudiana, belum lama ini, Senin (10/5/2021), dikutip dari laman ariranews.com
Rincian kasus harian Covid-19 di Kepri selama tiga hari ke belakang, lanjut Tjetjep, dari rekam data yang masuk selama tiga hari terakhir yakni pada Kamis (6/5/2021) tercatat 253 kasus baru, pada Jumat (7/5/2021) ada 94 kasus baru dan pada Sabtu (8/5/2021) ada kenaikan lagi angka Covid di Kepri menjadi 112 kasus baru.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad, masih kata Tjetjep, juga sudah mengeluarkan surat edaran (SE) tentang Larangan Mudik selama 6 hingga 17 Mei 2021 dalam upaya penekanan penyebaran Covid-19 di masyarakat.
“Perayaan Lebaran di rumah saja itu sangat efektif, untuk menekan angka Covid di daerah kita. Masyarakat harus disiplin soal protokol kesehatan, agar Kepri sehat, aman, dan produktif bisa tercapai,” ujarnya.
Tjetjep minta kepada semua masyarakat Kepri yang mengalami gejala Covid atau pernah berinteraksi dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19, untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan seperti isolasi mandiri atau tes swab polymerase chain reaction (PCR).
“Bagi siapapun yang mengalami gejala Covid atau pernah berinteraksi dengan orang yang positif Covid bertemu bisa kontak ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat untuk menjalani swab test. Tentu tim tracking (penelusuran kontak atau pelacakan kontak) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) juga akan melakukan pendataan. Seluruh prosedur terkait akan dijalankan,” ujarnya mengakhiri.



















































