- Respons Cepat Pantau Kualitas Udara, Pemko Medan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
- Viral Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas, Polda Sumut Respon Akan Buru Pelaku
- Wali Kota Medan Dorong Ulos Menembus Pasar Fesyen Dunia
- Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bobby Nasution Ajak Polda Sumut Rumuskan Perda Khusus
- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
- Wali Kota Medan Buka Pekan Budaya Medan 2026
- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
Sekda Batam Buka Kegiatan LDKS di Pondok Pesantren An-Nimah Batam
Jefridin: Anak Muda Harus Punya Jiwa Pemimpin

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid (dua dari kanan) saat membuka secara langsung kegiatan LDKS pondok pesantren Islam An-Ni'mah Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid membuka secara langsung kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), pondok pesantren Islam An-Ni'mah Batam.
Jefridin mengatakan bahwa, atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Batam, pihaknya mendukung penuh kegiatan LDKS tersebut. Tentunya diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan para peserta didik.
“Pemko Batam mendukung kegiatan ini sepenuhnya, karena bagian dari pembentukan karakter SDM (Sumber Daya Manusia),” kata Jefridin di Kantor Wali Kota Batam, Batam Center, pada Sabtu (16/1/2021).
Karena itu, lanjut Jefridin, pihaknya berpesan agar para siswa bisa mengikuti seluruh kegiatan selama LDKS. Jefridin juga memberikan motivasi agar para generasi muda saat ini memiliki jiwa kepemimpinan.
Pasalnya pembangunan Batam ke depan tentunya berada di tangan anak-anak generasi muda saat ini. Itu sebabnya kenapa perlu disiapkan SDM mulai dari sekarang.
“Kami sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) tak akan mungkin selamanya jadi pegawai. Ada massanya, saya mungkin hanya tinggal tujuh (7) tahun lagi, kalau bukan adik-adik yang meneruskan ke depan siapa lagi,” pesan Jefridin.
Pada kesempatan itu, Jefridin juga kembali mengingatkan pentingnya mematuhi Protokol Kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Meskipun vaksin sudah ada, masyarakat diimbau untuk selalu tetap mematuhi Protokol Kesehatan.
“Vaksin memang sudah ada, tapi Protokol Kesehatan harus terus dilaksanakan,” katanya mengakhiri.
(ril)



































_jpg.jpg)
















