- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Selain Takjil, Bazar Ramadhan Batam Wonderfood Diramaikan oleh Tanaman Hias dan Ikan Cupang

Keterangan Gambar : Stand ikan hias di Batam Wonderfood Ramadhan ke-2. (insert) Stand tanaman hias di Batam Wonderfood Ramadhan.
KORANBATAM.COM - Bazar Ramadan, Batam Wonderfood Ramadhan, tak hanya diramaikan pedagang takjil. Bazar yang berlokasi di Taman Dang Anom itu, juga dimeriahkan pedagang tanaman hias maupun hewan.
Bazar yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam itu juga menggandeng Asosiasi Seni Lanskap Indonesia (Asli) Kota Batam, Batu Aji Coret-Coret, Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) Kota Batam, Perhimpunan Rumah Makan Indonesia Kota Batam, musisi, budayawan Kota Batam, dan hotel.
Ketua ASLI Kota Batam, Bambang, mengapresiasi Batam Wonderfood Ramadhan yang digelar karena memiliki stand yang unik selain stand kuliner. Khusus ASLI Kota Batam, menghadirkan stand tanaman hias kekinian, seperti tanaman bonsai, aglonema, varigata, tumbuhan buah dan juga ada Bonsai Kelapa, dan sebagainya.
“Biasanya hanya stand kuliner saja, namun bazar kali, berbeda ada stand ikan hias, ayam hias, pelukis, dan tanaman,” katanya, Kamis (15/4/2021).
Selama bazar, menurutnya, masyarakat sangat antusias mengunjungi bazar. Ia mengucapkan terima kasih kepada Disbudpar, ia berharap kegiatan terus dilaksanakan untuk menggairahkan pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Kami berharap menjadi agenda tahunan setiap Ramadan,” pintanya.
Perwakilan dari Komunitas Ikan Hias Piayu, Kota Batam, Rinaldi, mengaku pertama kali mengikuti bazar selama pandemi Covid-19. Ia bersyukur selama Batam Wonderfood Ramadhan dibuka, standnya ramai pengunjung.
“Alhamdulillah banyak yang beli,” ucapnya.
Adapun ikan hias yang ditawarkan di antaranya cupang halfmoon, cupang avatar, cupang plakat, cupang multicalor, garam ikan, ekstrak ketapang, palet ikan. Untuk harga bervariasi mulai dari Rp10 ribu.
“Kami juga memberikan tips kepada pengunjung cara merawat ikan cupang sepertu menganti air secara rutin, perawatan ekstrak ketapang, garam, dan makanan,” sebutnya.
Sementara, Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengapresiasi keikutsertaan asosiasi, komunitas dalam kegiatan Batam Wonderfood Ramadhan. Ardi terus mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
“Bagi penjual dan pembeli wajib memakai masker, penjual harus menyediakan hand sanitizer, dan menjaga kebersihan dilingkungan stand,” pintanya.
Ardi menyampaikan Batam Wonderfood Ramadhan akan menjadi agenda tahunan Kota Batam selama Ramadan. Dengan tujuan memudahkan masyarakat Kota Batam mencari menu berbuka puasa.
“Setiap tahun kita akan hadir menampilkan beragam makanan tradisional dan kekinian, atraksi yang menarik, muda-mudahan tahun depan (2022) kita bisa mengundang stand dari Singapura dan Malaysia,” katanya.















































