- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Strategi Jemput Bola untuk Percepat Vaksinasi Covid-19 di Kota Batam

Keterangan Gambar : Vaksinasi Covid-19 di depan halaman Stampvol Bar & Restaurant, Kampung Bule, Sungai Jodoh, Kecamatan Batuampar, Batam, Selasa (8/6/2021) malam. Foto/Ilham/KORANBATAM.COM
KORANBATAM.COM - Stakeholder di Kota Batam bersinergi dalam menyukseskan vaksinasi Covid-19. Salah satu upayanya ialah dengan menerapkan strategi menjemput bola.
Komandan Rayon Militer (Danramil) 01/Batam Timur, Kapten Infanteri HP Bangun, mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan untuk mendata dan menjaring warga yang belum divaksin.
“Jadi kita sekarang ini jemput bola. Seperti pada Senin (7/6/2021) kemarin, telah dilaksanakan serbuan teritorial vaksinasi mobile Covid-19 oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0316/Batam di dua lokasi yakni di Kez’s Bakery dan Pandora Batamcentre, Batam,” ujarnya, Rabu (9/6/2021).
Selain Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) tetap dibuka setiap hari untuk vaksinasi, pihaknya juga langsung terjun ke tempat-tempat keramaian mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
Dalam melakukan dan melaksanakan kegiatan jemput bola ini, lanjut Bangun, pihaknya belum menemukan hambatan yang terlalu berdampak signifikan. Akan tetapi, luas dan padatnya penduduk Kota Batam sehingga mengalami kesulitan menjangkaunya.
“Hambatan memang belum ada. Tetapi, sangking luasnya dan padatnya penduduk ini, ya inilah kesulitannya. Ada yang jauh tak bisa ke Puskesmas, inilah pungsi kita jemput bola. Harapannya, agar lebih cepat pelaksanaan vaksinasi di Batam. Sejauh ini aman-aman saja,” ujarnya.
Sementara Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan bahwa para pelaku pariwisata yang ada di Kota Batam sudah hampir semuanya melaksanakan vaksinasi Covid-19. Di antaranya Travel Agent, sopir dan lainnya.
Hal tersebut, menurut Ardi, merupakan pertanda baik. Jika seandainya nanti pintu masuk bagi wisatawan mancanegara atau asing dibuka kembali.
“Ini merupakan pertanda baik. Bahwa kita siap nantinya, seandainya, wisatawan kembali dibuka pintu gatenya. Berarti dari personalnya kita sudah siap,” ujar Ardi.
Strategi jemput bola dalam vaksinasi Covid-19 tersebut ialah untuk menekan potensi terpapar virus korona pada kelompok rentan Lansia (Lanjut Usia) dan juga sekaligus mempercepat capaian vaksinasi Covid-19 secara nasional demi mencapai kekebalan komunal atau herd immunity.
(iam)



















































