- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Susun Rencana Pembangunan, Pemdes Air Asuk Gelar Musrenbangdes Tahun 2026

Keterangan Gambar : Pemdes Air Asuk saat menggelar Musrenbangdes, Rabu(22/1). Ist
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pemerintah Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), Rabu (22/01/2025) di kantor PKK.
Dalam pelaksanaan tersebut dihadiri Camat Siantan Tengah, Ketua BPD dan tokoh agama serta masyarakat Desa Air Asuk.
Musrenbang desa ini sendiri bertujuan untuk menyelaraskan prioritas pembangunan di tingkat desa agar dapat terakomodasi di tingkat kecamatan.
Kepala Desa Air Asuk, Dody Muchdori mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka melaksanakan undang-undang nomor 25 tahun 2024 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, dan peraturan menteri dalam negeri nomor 86 tahun 2017.
Melalui Musrenbang ini, perlu dilakukan guna mengevaluasi pembangunan daerah dalam menyusun rencana kerja untuk membangun desa.
“Hasil musrembang desa yang kita laksanakan kemarin, ada beberapa prioritas sasaran, yang disertai target dan kebutuhan pendanaan dalam pembangunan tahun 2026,” kata Dody Kamis (23/01/2025).
Prioritas pembangunan tersebut, diantaranya air bersih Baruk ke Air Asuk (tangki, meteran dan SR), jalan menuju ke Pelabuhan Roro (3500 Km), pembangunan jalan lingkungan dari dermaga menuju ke sarana pendidikan, rehap ruang kelas (lima ruang kelas).
Kemudian ketahanan pangan juga turut diprioritaskan, yaitu perlunya bantuan pertanian dan nelayan berupa lembu, bibit ikan dan radal.
“Ada lima usulan yang kami tampung untuk tahun 2026. Usulan tersebut pun sudah kami rekap untuk diserahkan kepada pemerintah kecamatan,”ujarnya.(jo/red)















































