- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Tiga Ribu Pelaku Pariwisata Ekraf dan Budayawan Divaksinasi, Ardiwinata: Pariwisata Pulih, Ekonomi Bangkit

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (kemeja kotak cream) bersama Kepala Dinkes Batam Didi Kusmarjadi (kaos hitam, belakang) beserta asosiasi pariwisata, pelaku ekraf, dan budayawan saat melihat langsung proses vaksinasi Pelaku Pariwisata Ekraf dan Budayawan di Kota Batam, yang berlangsung di Kepri Mall, Sabtu (22/5/2021).
KORANBATAM.COM - Sebanyak 3.000 ribu Pelaku Pariwisata ekonomi kreatif (Ekraf) dan Budayawan di Kota Batam menerima vaksinasi Covid-19.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam tersebut dipusatkan di Kepri Mall, Sabtu (22/5/2021).
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, mengatakan, vaksinasi kali ini dilakukan selama dua hari dengan target 3.000 orang. Dengan suksesnya kegiatan ini, maka vaksinasi pelaku pariwisata di Batam sudah tembus 5.120 orang.
“Semakin banyak pelaku periwisata divaksin, semakin besar peluang kita membangkitkan kembali pariwisata Batam,” kata Ardi.
Dalam kesempatan tersebut, Ardi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam Didi Kusmarjadi, dan semua asosiasi pariwisata, pelaku ekraf, dan budayawan yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia berharap, dengan kebersamaan tersebut makin mudah menyelesaikan persoalan Covid-19 di Kota Batam.
“Kegiatan ini juga sukses atas restu dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Terima kasih semuanya, dengan semangat ini, semoga pandemi ini cepat berlalu,” kata Mantan Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Sekretariat Daerah (Setdako) Batam tersebut.
Di lokasi, salah seorang peserta, Yunita, mengapresiasi langkah cepat dan tepat pemerintah dalam menangani Covid-19. Ia mengaku, dengan mendapatkan vaksin tersebut, dirinya semakin yakin terlindungi dari virus yang mudah menular tersebut.
“Tadi disuntik, tidak sakit. Alhamdulillah sekarang sudah ada Antibodi di tubuh saya, dalam melawan Covid-19. Semoga vaksinasi ini makin merata dan menyentuh seluruh masyarakat Batam, agar semua terlindungi,” ujarnya.
Sementara, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat meninjau proses vaksinasi Covid-19 untuk pelaku pariwisata, pelaku Ekraf dan Budayawan di Batam, sangat mengapresiasi antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksin. Ia berharap, dengan gencarnya vaksinasi tersebut, maka Covid-19 di Batam makin terkendali dan jumlah penderita terus menurun.
“Saat vaksinasi massal, beberapa waktu lalu, 6.000 orang sudah disuntik. Alhamdulillah, hari ini 1.500 orang dan dilanjutkan besok 1.500 orang,” kata Amsakar.
Amsakar juga menyampaikan bahwa, dalam kegiatan itu, pihaknya melalui Dinkes Kota Batam menurunkan 10 tim vaksinator untuk memvaksin warga. Ia mengatakan, vaksinasi akan terus berlanjut hingga mencapai 800 ribuan warga.
“Ini juga instruksi langsung dari Presiden agar vaksinasi digesa demi pemulihan ekonomi pasca pendemi lebih mudah,” ujar Amsakar.
Selain soal vaksinasi, Amsakar juga terus mengingatkan warga agar menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Bahkan, pemerintah sudah membentuk tim di sembilan kecamatan untuk menindak pelanggar protokol kesehatan.
“Ayo, kita sama-sama jaga diri dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Kita sama-sama punya tekad agar masalah Covid-19 ini segera usai,” ujarnya mengakhiri.
(ilham/Humas Disbudpar/Pemko Batam)















































