- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
- Wali Kota Medan Buka Pekan Budaya Medan 2026
- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
Tingkatkan Daya Tarik, Pemko Batam Kembali Komitmen Kembangkan Belakangpadang

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Musrenbang Kecamatan Belakangpadang, di Gedung Nasional Belakangpadang, Sabtu (20/2/2021).
KORANBATAM.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menegaskan komitmen mengembangkan Kecamatan Belakangpadang. Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, Belakangpadang merupakan wilayah yang memiliki banyak potensi untuk dikembangkan.
“Sesuai arahan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, kami akan bikin Belakangpadang ini semakin cantik,” ujar Amsakar saat menghadiri Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Belakangpadang, di Gedung Nasional Belakangpadang, Sabtu (20/2/2021).
Tahun ini, kata Amsakar, ragam kegiatan dari pemerintah daerah maupun pusat diarahkan ke wilayah yang sarat sejarah ini. Sebut saja pelebaran jalan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Belakangpadang hingga ke Kampung Baru, pengaspalan jalan dari Kampung Baru ke Polsek.
Lalu, lanjutnya, peningkatan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau unit sistem desalinasi merubah air laut menjadi tawar dengan anggaran mencapai Rp5 miliar. Penataan sampah yang ditandai dengan revitalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Belakangpadang hingga menghidupkan kembali pasar Belakangpadang.
“Kami akan perbaiki dulu situasi fisik daerah ini, sehingga semakin indah dan semakin berdaya tarik,” jelasnya.
Tidak hanya itu, masih kata Amsakar, Pemko Batam juga bergerak cepat menangani dampak bencana alam di kecamatan ini yakni penanganan longsor di Bat Gajah dan Kampung Jawa melalui Belanja Tidak Terduga (BTT).
“Selain itu, banyak paket kegiatan lain, seperti dari Dinas Pendidikan, Disperkimtan, Dinas Perhubungan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis lainnya,” katanya.
Tidak melulu perihal pembangunan fisik wilayah, kata Amsakar, Pemko Batam tidak lupa memperhatikan pembangunan non fisik.
“Kapasitas pemberdayaan SDM, kami akan tetap berikan pelatihan, meneruskan beasiswa dan secara khusus saya mengajak warga melakukan tindakan pencegahan stunting,” kata dia.



















































