- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
TNI AL Gagalkan Penyeludupan Sabu 10 Kilogram dan Amankan Senpi Laras Pendek dengan 86 Peluru

Keterangan Gambar : TNI AL dan Polda Kepri saat melihat barangbukti narkoba jenis sabu seberat 10 kg
MELAYUNEWS.COM, BATAM -TNI Angkatan Laut (AL) berhasil menggagalkan aksi penyelundupan narkoba sabu-sabu seberat 10.345 gram atau 10 kilogram dan sejata api laras pendek berjenis Blank Gun beserta 86 anak peluru di Perairan Barat Laut Pulau Takong Iyu.
Seorang pelaku yang juga sebagai nahkoda atau tekong bernama Nordan (49 tahun) turut diamankan.
Penangkapan tersangka bermula saat petugas mencium adanya transaksi barang haram dari Malaysia menuju Karimun.
Petugas kemudian menindaklanjuti dan berkoordinasi untuk melakukan penyekatan terhadap boat viber jenis slodang bermesin Yamaha 85 PK pada Minggu kemarin, 20 Oktober 2024 sekitar pukul 16.30 WIB.
“Pukul 21.30 WIB, tim berhasil menyergap boat. Pelaku bersama 2 tas ransel hitam berisikan 10 plastik narkoba sabu diamankan di lokasi,” kata Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono M.Tr. (Han)., M.Tr.Opsla., CHRMP, didampingi Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) IV Batam, Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto, CHRMP., M.Tr.Opsla saat gelar Konferensi Pers bersama awak media di lobi depan Markas Komando (Mako) Lantamal IV Batam, Tanjungsengkuang, Batuampar, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (23/10) pagi.
Adapun hasil penangkapan barang bukti ini ditaksir senilai Rp10 miliar. Pelaku asal Lombok dan berdomisili Tanjung Balai Karimun (TBK) beserta barang bukti akan diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau (Kepri).
“Pelaku diupah Rp30 juta per kilonya. Dan ini merupakan keberhasilan nyata bersama instansi TNI AL, Kepolisian Daerah (Polda) Kepri, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri serta Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam,” sebutnya.
Dalam arahannya, Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah berharap sinergitas yang telah terjalin dapat terus terjaga dan solid ke depannya.
“Harapannya sinergi yang telah terbentuk ini akan semakin solid dan berkelanjutan ke depan untuk mencegah barang-barang haram ini masuk ke wilayah NKRI. Kita harus jaga bangsa kita dimulai dari Kepulauan Riau yang merupakan daerah perbatasan dan gerbang masuknya narkoba,” ujar Kapolda Kepri.(red)




















































