- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
TPS Rintis Dipagari Supaya Tidak Menyebarkan Bau

Keterangan Gambar : Tempat penampungan sampah sementara di Rintis Batu Tambun, Tarempa. Foto/KORANBATAM.COM
KORANBATAM.COM - Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara yang berada di Rintis, Batu Tambun tepatnya di seberang taman pemakaman umum (TPU) islam ditutup memggunakan seng agar tidak menyebabkan bau bagi pengendara yang melintas diwilayah itu.
"Iya benar kita tutup menggunakan seng agar tidak menyebarkan bau bagi pengguna jalan yang melintas didaerah itu," kata Kepala Disnas Perhubungan (Dishub) dan Lingkungan Hidup (LH) Kepulauan Anambas, Ekodesi, kepada media ini, Jumat (11/6/2021).
Dia menambahkan, penutupan TPS Rintis itu karena ada laporan dan keluhan warga yang merasa bau tak enak ketika melintas menuju Gudang Tengah. Dimana jalan tersebut sering dilewati oleh warga Batu Tambun, Gudang Tengah, Air Bini dan warga Temburun.
"Kebetulan berada ditepi jalan. Sementara jalan itu kan banyak dilalui oleh warga yang berada di Batu Tambun, Gudang Tengah, Air Bini. Makanya kita inisiatif melakukan penutupan karena ada warga yang melapor kita tanggapi," ujarnya.
Menurut Ekodesi, laporan warga ditanggapi positif oleh Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kepulauan Anambas karena hal itu untuk kepentingan umum. Sementara masalah sampah juga merupakan sampah rumah tangga yang diangkut dari Tarempa menggunakan keendaraan roda tiga dan mobil pickup.

Keterangan gambar: Kepala Dishub LH Anambas, Ekodesi.
"Tempat penampungan sementara itu karena mobil besar seperti dump truk tidak kuat menanjak sehingga dibuat TPS disana. Dari sana nanti akan diangkut lagi dengan menggunakan truk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," katanya.
(Jhon)


















































