- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
Wakil Walikota Batam Beri Arahan Dinas PUPR, Tanggulangi Banjir

Keterangan Gambar : Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad (dua dari kiri) saat meninjau lokasi longsor di Kecamatan Belakangpadang. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad bergerak cepat memberikan arahan kepada Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtam) Batam untuk segera melakukan langkah-langkah penanggulangan banjir di Kecamatan Belakangpadang.
“Tadi sudah saya minta Kepala Disperkimtam, agar segera melakukan penanggulangan secepatnya,” kata Amsakar Rabu (6/1/2021).
Menurut dia, longsor di Belakangpadang ini memang juga mendesak untuk segera dilakukan penanganan. Sebab dilihat dari luasannya, menurut dia sekitar 300 meter persegi dengan ketinggian di atas tiga meter.
Untuk anggarannya, Amsakar menilai dimungkinkan bisa menggunakan dana belanja tidak terduga sekitar Rp23 miliar rupiah. Hanya saja, memang saat ini pihaknya masih mencari formula aturan yang tepat bagaimana anggaran ini salah satunya bisa digunakan untuk penanggulangan bencana.
“Tapi yang jelas ini sudah menjadi prioritas, kalau tidak bisa menggunakan anggaran belanja tidak terduga alternatifnya menunggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan,” katanya.
Sementara waktu untuk pencegahan, pihaknya sudah meminta Camat dan Lurah untuk melakukan penanaman pohon di sekitar lokasi. Sehingga nantinya diharapkan bisa mencegah longsor kembali.
Sementara itu, Camat Belakangpadang, Yudi Admajianto mengatakan bahwa, longsor terjadi tepatnya di wilayah Batu Gajah, Belakangpadang. Akibat derasnya air hujan selama dua (2) hari berturut-turut.
“Jadi tanah yang di bukit ini, longsor. Bahkan kemarin, sempat menutup akses jalan di Batu Gajah ini,” kata Yudi.
Saat ini, menurut dia, sudah dilakukan pembahasan bersama dinas terkait guna penanggulangan tanah longsor tersebut. Sebab, menurutnya, memang perlu segera penanganan agar ke depan longsor tidak terjadi kembali.
“Kemarin, sudah kami sampaikan dan laporkan, supaya segera ditindaklanjuti,” katanya mengakhiri.
(ril)



















































