- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Wakil Walikota Batam Tinjau Banjir Sekupang, Amsakar: Semua Titik Rawan Bencana Segera Didata

Keterangan Gambar : Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad (dua dari kiri) saat meninjau lokasi banjir. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad meninjau lokasi banjir di Sei Harapan, Sekupang, Kota Batam, Minggu (3/1/2021). Ia menginstruksikan semua titik rawan bencana di wilayah tersebut segera didata.
“Kita ingin semua risiko bencana dapat diantisipasi,” kata Amsakar, usai meninjau lokasi banjir di Taman Harapan Indah.
Usai meninjau lokasi, Amsakar langsung mengumpulkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Kantor Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Kota Batam untuk mendata semua titik rawan bencana di kawasan tersebut.
“Camat dan seluruh Lurah sudah dikumpulkan, data yang ada nanti akan kita paparkan agar segera ditangani sebagai antisipasi bencana,” ujar Amsakar.
Amsakar mengaku, risiko bencana seperti tanah longsor, banjir, pohon tumbang, jalan rusak atau putus, sangat berpotensi terjadi di saat cuaca ekstrem seperti ini. Wakil Walikota ini mengatakan, semua risiko ini akan dievaluasi dan dipaparkan dalam rapat bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam, pada Senin (4/1/2021).
“Rencana yang memimpin langsung rapat besok adalah Pak Wali (Walikota sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi),” kata dia.
Tak hanya di Sekupang, Amsakar mengaku semua titik rawan bencana se-Kota Batam sedang didata. Ia mengaku belum mendapatkan angka pasti jumlah titik rawan tersebut, karena pihaknya masih terus di lapangan memonitor lokasi-lokasi tersebut.
“Besok harus sudah ada datanya semua agar penanganan dan antisipasi bencana bisa dilakukan secepatnya,” kata dia.
Ia juga meminta masyarakat tetap waspada di masa cuaca kurang bersahabat ini. Ia meminta agar masyarakat terus memantau informasi terkait cuaca agar dapat menghindari kemungkinan buruk terjadi.
“Kita sama-sama berdoa semua masyarakat aman dan tidak ada lagi bencana banjir, ombak tinggi, dan longsor di wilayah kita ini. Namun, kita tetap waspada,” kata dia mengakhiri.
(ril)















































