- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
Wali Kota Batam Ajak Telkomsel Dukung Pembangunan Batam
Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat menerima kunjungan dari Telkomsel.
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengajak Telkomsel untuk ikut serta berperan dalam membangun Kota Batam. Tentunya sesuai bidang usahanya terkait dengan pelayanan telekomunikasi.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung pembangunan sebuah kota. Karena itu, anak perusahaan Telkom tersebut diharapkan bisa ambil bagian dalam mendukung pembangunan Batam.
“Ada sejumlah proyek besar yang akan dikerjakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk pembangunan Batam ke depan,” kata Rudi, Rabu (28/4/2021).
Di antaranya, lanjut Rudi, adalah pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Di mana dalam waktu dekat ini proyek revitalisasi terminal 1 dan pembangunan terminal 2 akan mulai dikerjakan oleh Konsorsium Angkasa Pura I.
Bandara Internasional Hang Nadim sendiri, masih kata Rudi, ke depan tak hanya sekedar melayani penumpang. Tapi juga akan dijadikan sebagai hub logistik, sehingga dengan harapan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Batam.
“Selain bandara, saya juga akan mengembangkan pelabuhan bongkar muat Batuampar. Target bisa meningkatkan kapasitas pelabuhan,” ujarnya.
Proyek besar lainnya, kata Rudi, adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang. Di mana sekitar kawasan ini ke depan juga akan menjadi pusat ekonomi baru.
“Sebelum Covid-19, banyak orang Indonesia kalau berobat ke tetangga kita. Ke depan kita harap cukup di Batam, sehingga akan banyak aktivitas di Sekupang ini,” katanya.
Sementara, Executive Vice President West Area Sales Telkomsel, Gilang Prasetya, mengatakan, Batam tidak pernah akan hilang dari sejarah Telkomsel. Sebab, Telkomsel pertama kali berdiri di Kota Batam.
“Kita tidak ingin melupakan apa yang sudah kita bangun. Pelanggan kami di Batam dan sekitarnya saat ini lebih dari 1 juta,” kata Gilang.
Telkomsel sendiri, kata Gilang, akan terus berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Saat ini layanan Telkomsel di Batam sudah mencakup sekitar 98 persen seluruh wilayah Batam.
“Alhamdulillah kami di Batam terus menambah Base Transceiver Station (BTS) dan tahun ini ada sekitarnya 45 yang akan kita tambah. Mudah-mudahan ini menjadi patokan bahwa kami tak akan berhenti membangun,” katanya.
Pihaknya juga menyambut baik sinergitas yang selama ini dibangun bersama Pemko Batam bisa berjalan dengan baik. Sebab, menurutnya, tanpa ada dukungan dari Pemko Batam tentu Telkomsel akan sulit mengembangkan usahanya di Batam.
Saat ini, masih kata Gilang, Telkomsel sendiri tengah mengembangkan jaringan 5G dan Batam rencananya juga akan menjadi salah satu daerah prioritas. Sehingga dengan demikian bisa mendukung rencana pembangunan Batam ke depan.
“Melihat rencana pembangunan Batam, tentu juga tidak salah kalau kami mengawali pembangunan juga dari Batam,” ujarnya.
















































