- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Walikota Batam dan Kapolresta Barelang Polda Kepri Mediasi Pemilik Tongkang dan Warga Tanjunguma

Keterangan Gambar : Memediasi pengusaha dan warga yang menjadi korban rumahnya dihantam kapal Tongkang di Tanjunguma. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Walikota Batam, Muhammad Rudi memediasi pengusaha dan warga yang menjadi korban rumahnya dihantam kapal Tongkang di Tanjunguma pada Jumat (1/1/2021) kemarin. Rudi memastikan, pihak perusahaan menyanggupi ganti rugi kepada warga.
“Ini musibah bukan kemauan kita. Kita sama-sama berusaha agar permasalahan ini segera selesai,” kata Rudi, saat memimpin pertemuan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 04 Tanjunguma, Sabtu (2/1/2021).
Saat memediasi, Rudi didampingi oleh Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Barelang Polda Kepri, AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, SIK, MH, dan sejumlah pejabat lain. Ia meminta masyarakat untuk tidak khawatir karena pihak perusahaan siap mengganti rugi.
“Kalau nanti kapalnya sudah ditarik, jangan khawatir. Sebelah saya ada Pak Kapolres, dan kita minta pihak perusahaan segera menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.
Rudi juga meminta perangkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) serta masyarakat dan perusahaan duduk bersama mendata kerugian yang ada seperti sampan, jaring, hingga rumah. Ia menegaskan, ganti rugi tidak dalam bentuk uang.

Keterangan gambar : Walikota Batam, Muhammad Rudi (kiri) saat meninjau ke lokasi warga yang menjadi korban rumahnya dihantam oleh kapal Tongkang di Tanjunguma pada Jumat (1/1/2021) kemarin. (Foto : istimewa)
“Tapi, apa yang rusak diperbaiki, apa yang roboh dibangun. Kalau ganti uang takut tak cukup bangun rumah atau juga lebih,” kata dia.
Rudi pun meminta pihak pengusaha tidak menunda pergantian kerugian. Ia ingin semua cepat selesai, masyarakat tenang dan pengusaha bisa beraktivitas kembali. Ia juga meminta masyarakat harus rinci dan sama-sama sepakat demi kepuasan bersama ke depannya.
“Jangan ada timbul isu-isu negatif. Kita ingin ini cepat selesai, kerena tidak ada yang mau dapat musibah seperti ini,” tandasnya.
(ril)















































