- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
- Pengurus PWI Kepri Hormati Pengunduran Diri Sejumlah Anggota, Koordinasikan Administrasi dengan PWI Pusat
- BPBD Anambas Salurkan Air kepada Warga yang Terdampak Kekeringan
- Aneng: Validasi Data Penting untuk Mendorong Kepatuhan Masyarakat Bayar PBB
- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
Walikota Batam Ingatkan Dewan Hakim Jangan Main-main Nilai Peserta STQ VIII

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, membuka STQ VIII tingkat Kecamatan Belakangpadang di Dataran Sekanak, Belakangpadang. (insert) Muhammad Rudi dalam sambutannya.
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, membuka Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) VIII tingkat Kecamatan Belakangpadang di Dataran Sekanak, Belakangpadang. Dalam kesempatan itu, Rudi memotivasi peserta agar tampil dengan kemampuan maksimal untuk meraih juara.
“Jadilah yang terbaik. Dewan hakim sudah saya ingatkan untuk tidak main-main dalam menilai peserta. Seleksi ini akhirnya akan membawa nama baik Batam,” ujar Rudi, Rabu (3/3/2021) sore.
Rudi juga menjanjikan bonus dua kali lipat, bagi kafilah Batam, jika berhasil membawa Batam sebagai juara umum STQ tingkat Provinsi yang akan digelar April mendatang. Untuk itu, ia berharap mulai dari tingkat kecamatan, peserta harus disiapkan sebaik mungkin.
“Buat anak-anak qari dan qariah, selain pemerintah memberikan bonus, saya dan istri (Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina) akan memberikan hadiah tambahan dua kali lipat, jika Batam mampu menjadi juara umum,” Rudi memotivasi peserta.
Wali Kota mengingatkan dewan juri agar mampu membantu pemerintah untuk menentukan peserta terbaik yang akan bertanding di tingkat kota dan kemudian di tingkat provinsi Kepri.
“Kalau menang, katakan menang. Kalau kalah, katakan kalah. Ke depan, semoga pergelaran ini berjalan baik demi memotivasi anak-anak yang memiliki prestasi. Jangan sampai diciderai oleh kecurangan,” katanya.
Sementara itu, Camat Belakangpadang, Yudi Admaji, melaporkan bahwa, STQ VIII tingkat kecamatan tersebut untuk mencari peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Belakangpadang untuk bertanding di STQ tingkat Kota Batam pada 16-20 Maret mendatang.
“STQ kali ini diikuti 42 peserta, dari enam kafilah (rombongan) di Belakangpadang,” ujarnya.
Adapun cabang yang dilombakan yakni, tilawah anak-anak, tilawah dewasa (putra dan putri), Hafiz 1 juz dan 5 juz (putra dan putri), kemudian rebana perwakilan dari enam kelurahan yang ada. Adapun STQ kali ini digelar selama tiga hari dengan menerapkan protokol kesehatan.
“Selama STQ berlangsung, semua peserta, juri dan sebagainya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” kata Yudi.




















































