- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Ada Dodol Khas Tradisional Betawi di Batam Wonderfood Ramadhan

Keterangan Gambar : Anggota Fosiwaja mengaduk dodol secara bergantian mengunakan kayu dayung di Batam Wonderfood Ramadhan ke-2, Taman Dang Anom, Batamcenter.
KORANBATAM.COM - Batam Wonderfood Ramadhan ke-2 diramaikan dengan pembuatan dodol tradisional khas Betawi secara langsung, oleh warga Jakarta yang tergabung dalam dalam Forum Silaturrahmi Warga Jakarta (Fosiwaja) Kepulauan Riau (Kepri), di Taman Dang Anom, Batamcenter, Minggu (18/4/2021). Dodol tersebut nantinya akan dibagikan kepada pedagang dan pengunjung bazar.
Anggota Fosiwaja secara bergantian mengaduk dodol yang identik berwarna cokelat mengunakan kayu sepanjang satu meter yang disebut dayung. Anggota yang membuat juga mengenakan baju Pangsi atau baju Jawara, lengkap dengan peci berwarna merah khas betawi.

Keterangan gambar: Pembuatan dodol khas Betawi oleh Anggota Fosiwaja di Batam Wonderfood Ramadhan, Taman Dang Anom, Batamcenter.
Ketua Fosiwaja Kepri, Muhammad Nuh, mengatakan, dodol betawi yang dibuat adalah dodol tradisional khas betawi yang berbahan sederhana seperti santan murni, tepung ketan, ketan hitam, gula pasir vanili, air. Istimewanya, dodol dimasak menggunakan arang batok kelapa.
“Kami hari ini (Minggu), memasak dodol tradisional, di acara Batam Wonderfood Ramadhan,” katanya.
Nuh menyebutkan, bahwasanya, ada 10 anggota yang turun menghadiri undangan penyelenggara Batam Wonderfood Ramadhan tersebut. Jelang berbuka, kata dia, nanti dodol akan dibagikan kepada pedagang dan pengunjung di Batam Wonderfood Ramadhan.
“Dodol yang dimasak akan kita bagi-bagi nanti,” ucapnya.
Keikutsertaan Fosiwaja tersebut, ialah untuk menjalin silaturrahim dengan Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Dodol Betawi bagian dari adat istiadat Jakarta yang selalu dibuat jelang lebaran.
“Batam sebagai kota pariwisata, semoga kuliner dari Jakarta dapat menambah keberagaman kuliner di Batam,” terangnya.
Sementara, ditambahkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, bahwa dirinya sangat mengapreasiasi warga Jakarta yang ikut meramaikan Batam Wonderfood Ramadhan ke-2 itu. Menurut Ardi, pembuatan dodol itu menambah semarak di Batam Wonderfood Ramadhan.
“Sudah seminggu Batam Wonderfood Ramadhan dibuka, kegiatan menarik dilaksanakan akan terus kita laksanakan salah satunya masak dodol,” kata Ardi.
Dikatakan Ardi, banyak aktivitas yang akan dilaksanakan di Bazar Wonderfood Ramadhan yang digelar oleh Pemko Batam melalui Disbudpar Kota Batam, seperti permainan tradisional dan perlombaan dan banyak lagi.
Bazar ini, kata Ardi, juga diramaikan dengan stand kuliner tradisional dan kekinian yang menggugah selera seperti putu piring, epok- epok, ikan bakar, cendol, teh tarik, dan kopi.
“Muda-mudahan kegiatan ini selalu hadir mengisi setiap Ramadan sehingga memudahkan warga Batam mencari takjil buka puasa,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ardi terus mengingatkan kepada pengunjung dan penjual di Batam Wonderfood Ramadhan ke-2 untuk tetap menjaga protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan menjaga jarak.
“Panitia juga terus mengimbau kepada penjual untuk menjaga kebersihan dan membuang sampah ditempatnya dan memakai sarung tangan,” tutupnya.















































