- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
Bentuk Perhatian, Amsakar Sapa Pasien OTG saat Berolahraga

Keterangan Gambar : Dari luar pagar, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyapa pasien tanpa OTG.
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyempatkan diri menyapa pasien tanpa gelaja (Orang Tanpa Gejala/ OTG). Hal itu dilakukan Amsakar sebelum masuk ke kantor.
“Ini bentuk perhatian kita agar masyarakat tetap semangat dalam menjalani karantina di Asrama Haji,” ujar Amsakar, Kamis (3/6/2021).
Amsakar mengaku, pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi Covid-19 sendiri. Ia menegaskan, sejumlah jadwal aktivitas pasien sudah disusun.
“Pagi kita ajak olahraga, layanan lain juga diberikan agar masyarakat yang sedang dikarantina tetap nyaman dan tetap bahagia,” katanya.
Amsakar pun menegaskan, langkah pemerintah melaksanakan karantiana mandiri terpadu di Asrama Haji tersebut guna menekan penyebaran Covid-19. Dengan begitu, pemerintah juga akan lebih mudah merawat warganya.
“Semoga langkah kita ini sebagai ikhtiar bersama melawan Covid-19,” katanya.
Amsakar juga mengatakan, pihaknya sedang mencari 73 relawan tenaga medis untuk ditempatkan di Asrama Haji. Relawan yang dibutuhkan yakni tenaga medis untuk kategori perawat, analis laboratorium dan dokter umum.
“Sekarang sudah ada petugas kita siapkan. Namun dengan jumlah pasien tinggi, kita mencari relawan untuk menangani pasien Covid-19 tanpa gejala yang menjalani karantina terpadu,” katanya.
Hingga kemarin, sudah ada lima dokter yang bersedia. Jika ada yang berminat menjadi relawan syaratnya di antaranya, memiliki surat tanda registrasi (STR) di masing-masing bidang dan berusia maksimal 35 tahun.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan, hingga Selasa (1/6) lalu, ada 554 pasien OTG yang dikarantina di Asrama Haji. Semuanya, kata dia, dalam pemantauan pemerintah demi mempercepat penanganan Covid-19 dan menghentikan penularan.


















































