- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
Disdukcapil Anambas Kejar Target Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

Keterangan Gambar : Sekretaris Disdukcapil Kepulauan Anambas, Firman. (Dok)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Disdukcapil terus menggesa agar aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)cepat tercapai. Sekretaris Disdukcapil Pemkab Kepulauan Anambas, Firman mengatakan, untuk pencapaian target aktivasi IKD Anambas per Desember Tahun 2024 tercatat sebanyak 3.463 yang mana target nasional itu 10.806 wajib KTP.
“Target kita 7.343 yang harus di Aktivasi. Dan secara data Anambas belum mencapai target IKD tahun 2024,"kata Firman kepada media, Kamis(23/1).
Firman juga berharap adanya kesadaran masyarakat untuk melakukan aktivasi digital kependudukan Hal ini bertujuan agar kedepannya masyarakat lebih mudah dalam hal pengurusan administrasi dan kepengurusan lainnya yang menggunakan data kependudukan.
"Kita berharap ada yang juga kesadaran dari masyarakat untuk melakukan pengurusan identitas kependudukan digital ini supaya nanti ke depan urusan administrasi yang menggunakan data kependudukan lebih mudah, " ujarnya.
Untuk mencapai target secara nasional itu disdukcapil kepulauan Anambas berencana akan lebih gencar lagi melakukan sosialisasi bahkan kemungkinan besar akan melakukan upaya jemput bola dalam melakukan pelayanan untuk identitas kependudukan digital tersebut.
"Bila perlu nanti kita upayakan lebih maksimal dan pelayanan. Bila perlu kita melakukan jemput bola atau mendatangi masyarakat agar program ini bisa secepatnya terealisasi, " katanya. (Jo/red).
















































