- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Proteksi Dini dan Jaga Stabilitas Kesehatan, 1500 Prajurit Korem dan Persit KCK 033 WP Laksanakan Rapid Tes Antigen

Keterangan Gambar : Petugas kesehatan mengambil sampel lendir salah satu prajurit Korem 033/WP dari dalam hidung, saat melakukan pemeriksaan rapid test Antigen di GSG Makorem Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Rabu (28/4/2021)
KORANBATAM.COM - Sebanyak 1500 Prajurit Komando Resor Militer (Korem) dan Ibu-ibu Persatuan istri tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) Koordinator Cabang Korem (Koorcab Rem) 033/Wira Pratama (WP) melaksanakan Rapid Test Antigen. Hal ini demi menjaga stabilitas kesehatan di lingkungan jajaran Korem 033/WP di masa pandemi Covid-19 dan juga untuk mendukung kegiatan ke depannya.
Kegiatan itu dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Markas Komando Resor Militer (Makorem) 033/WP, Jalan Timun, Kalidomi, Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 033/WP, Mayor Inf Reza Fahlevi M, mengatakan, rapid test Antigen-Swab merupakan salah satu cara untuk mendeteksi adanya materi genetik atau protein spesifik dari virus Severe Acute Respiratory Syndrome CoronaVirus 2 (SARS-CoV-2).
“Untuk menjamin keamanannya, pemeriksaan rapid test Antigen harus dilakukan oleh tenaga kesehatan (Nakes) yang mempunyai kompetensi, berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan serta menggunakan standar operasional yang diyakini oleh tenaga kesehatan,” kata Mayor Inf Reza kepada media ini, Rabu (28/4/2021).
Dijelaskan Mayor Inf Reza, penggunaan rapid test Antigen harus tetap memperhatikan sejumlah kriteria. Di antaranya ialah pemilihan, penggunaan, fasilitas pemeriksaan dan petugas pemeriksa. Selanjutnya pencatatan dan pelaporan, penjaminan mutu pemeriksaan, hingga pengelolaan limbah pemeriksaan.
“Rapid swab test corona (Covid-19) atau tes swab Antigen adalah salah satu tes cepat corona. Tes ini menggunakan sampel lendir dari dalam hidung maupun belakang tenggorokan. Hari ini, seluruh Prajurit Korem kurang lebih 1500 orang dan Ibu-Ibu Persit Koorcab Rem 033/WP telah melaksanakan rapid test Antigen. Semoga apa yang dilakukan ini dapat mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kepulauan Riau,” ujarnya mengakhiri.
(ilham)















































