- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Tingkatkan Telekomunikasi, Kepri Terima Bantuan 78 BTS dari Kementerian Kominfo

Keterangan Gambar : Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat diwawancarai wartawan. (dok)
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menyampaikan jika Provinsi Kepulauan Riau memperoleh bantuan 78 Base Transceiver Station (BTS) dari Kementerian Kominfo untuk meningkatkan pelayanan telekomunikasi di daerah itu.
"Kita ada bantuan dari Kemenkominfo 78 BTS. Ini untuk meningkatkan pelayanan telekomunikasi di Kepri, apalagi daerah kita sebagai daerah perbatasan perlu ditingkatkan infrastruktur telekomunikasi baik internet dan jaringan telekomunikasi lainnya," kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Sabtu (20/3/2022).
Ansar juga menyebut jika akses telekomunikasi di Kepri masih banyak butuh perhatian khususnya dipulau-pulau yang tersebar di Kepri. Dia menilai saat ini dengan digitalisasi perlu adanya pemerataan jaringan telekomunikasi sehingga bisa menyentuh seluruh daerah terutama daerah perbatasan dengan negara tetangga.
"Daerah kita Kepulauan sehingga akses internet atau telekomunikasi memang sangat penting menyentuh kemasyarakat terutama pulau perbatasan dengan negara tetangga," ujar dia.
Menurut dia, saat ini akses telekomunikasi sudah merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ditambah lagi, era digitalisasi perlu peningkatan pelayanan telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
" Sekarang ini internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Sekarang semua sudah butuh internet, oleh karena itu perlu kita tingkatkan akses telekomunikasi ini," katanya. (red)















































