- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Wali Kota Rico Waas: Kebudayaan Melayu Harus Terus Dijaga dan Dirawat Bersama

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima kunjungan PD MABMI Kota Medan di Balai Kota, Kamis (20/3/2025).
RADARMEDAN.COM, MEDAN – Medan merupakan kota multietnis, di mana kebudayaannya tidak terlepas dari kebudayaan Melayu yang dikenal luas oleh masyarakat. Oleh karena itu, Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PD MABMI) Kota Medan diharapkan terus menjaga, melestarikan, serta mengembangkan seni budaya dan adat istiadat Melayu.
Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima kunjungan PD MABMI Kota Medan di Balai Kota, Kamis (20/3/2025).
Rico Waas menegaskan bahwa kebudayaan Melayu di Kota Medan harus diberikan peluang dan ruang yang lebih luas. Apalagi, lanjutnya, ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini memiliki kesultanan dengan sejarah panjang yang dapat menjadi potensi besar untuk dipromosikan kepada masyarakat luas.
“Kalau ini dihilangkan, apa yang bisa kita banggakan dari Kota Medan? Untuk itu, kebudayaan Melayu ini harus kita jaga dan rawat bersama,” ujar Rico Waas, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Medan, HM Sofyan, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Benny Sinomba Siregar.
Rico Waas berharap PD MABMI Kota Medan dapat terus merawat kebudayaan Melayu. Ia menekankan bahwa kebudayaan Melayu tidak hanya dijadikan simbol organisasi semata, tetapi juga harus dikembangkan secara kreatif, misalnya melalui tarian, pantun, kuliner, busana, dan aspek budaya lainnya yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.
“Saat ini kita kekurangan kreativitas. Dulu, banyak cerita Melayu yang sangat kreatif. Saya berharap kita sekarang dapat menciptakan cerita, makanan, fesyen, dan lainnya yang berakar dari kebudayaan Melayu, sehingga orang-orang tahu bahwa inilah identitas kita,” harapnya.
Sebelumnya, Ketua PD MABMI Kota Medan, T. Syahmi Johan, menyampaikan bahwa tujuan kedatangan mereka adalah untuk mengundang Wali Kota Medan menghadiri acara buka puasa bersama pada Sabtu (22/3/2025).
“Kami berharap MABMI Kota Medan dapat bersinergi dengan Pemko Medan dalam menjalankan berbagai program yang ada,” ungkap T. Syahmi. (SP)















































